Bebek Terbang Produk Anak Muda dari Desa Mekarwangi

Home Industry

Desa Mekarwangi Memiliki Potensi-Potensi fisik dan non fisik yang sangat beragam. Masyarakatnya Ulet dalam membuat hasil karya yang bisa di gunakan sehari hari , salah satu karya Masyarakat Desa Mekarwangi Kecamatan cikadu kabupaten cianjur adalah makanan ringan sistik yang sudah dikenal oleh masyarakat banyak dari anak anak sampai nenek jompo sangat menyukai makanan ringan ini bentuknya setik dan memiliki rasa gurih dan renyah membuat sistik bebek terbang menjadi cemilan menemani minum kopi atau suguhan untuk tamu yang berkunjung.

Profil Produsen

Sistik yang harganya relatif murah dan bentuknya yang sederhana seperti lidi yang panjangnya kira kira 5 cm, inilah kisah perjuangan pemuda kreatif yang berjuang dari kesulitan ekonomi, ia adalah Dendi Damaris suami dari Badriah dan satu rekannya bernama AB Sutisna, dengan modal awal yanng kecil itu untuk ukuran mayoritas orang, bisa menambah pendapatan sehari-hari.

Perkembanganya

Memang dengan usaha yang tekun disertai semangat yang kuat menghadapi tuntutan kebutuhan usaha yang di rintis sejak tahun 2016 telah menjadi home industry yang menghasilkan pendapatan yang cukup memenuhi kebutuhan sahari-hari walau tidak maksimal. Pada awalnya produk ini hanya memenuhi pesanan saja, tapi lama kelamaan kami memiliki ide yaitu di titipkan ke warung warung terdekat saja, selain harganya murah yaitu Cuma Rp500,- sistik bebek terbang memiliki rasa yang enak gurih dan renyah, semakin lama produk kami semakin di kenal oleh masyarakat dan permintaanpun meningkat, akhirnya kami mengajak ibu-ibu yang tidak memiliki kesibukan, dari pada mereka nganggur kami mengajak mereka untuk membantu pekerjaan kami dalam membuat dan mengemas sistik produk kami (Bebek Terbang).

Kendala

Walau produk Bebek Terbang telah dikenal banyak orang tetapi ada kekurangan dalam distribusi, yaitu sering lambatnya pengiriman barang dan tidak tepat waktu dikarenakan kurangya alat yang memadai kami hanya menggunakan alat pembuat sistik manual, kami telah mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah setempat namun belum ada respon, namun kendala paling utama adalah kurangnya modal untuk membuka peluang yang lebih besar serta memapankan Home Industry ini menjadi perusahaan besar dan mampu menyerap tenaga kerja yanng nanti imbasnya pada kesejatraan masyarakat sekitar.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan