Fakta pentingnya pendidikan usia dini

Fakta pentingnya pendidikan usia dini

Banyak yang beranggapan jika pendidikan anak usia dini hanya membuang waktu dan biaya karena usia 2 sampai 4 tahun masih sulit untuk menerima pelajaran apapun, dan memang sesungguhnya pengadaan pendidikan anak usia dini bukan pendidikan formal yang berfokus pada pelajaran yang telah di atur oleh negara misalnya belajar Ipa, Ips, Matematika, Biologi dan lain lain

Pendidikan anak usia dini memang lebih mengarah pada pembentukan karakter anak berupa kemandirian, mampu mengolah kreatifitas dan keterampilan mengolah dan mengembangkan motoriknya, dimana hal itu sudah dapat terlihat ketika anak memasuki usia 2 sampai 4 tahun. Ketika anak melanjutkan pada jenjang pendidikan dasar selanjutnya, maka si anak sudah mampu memanfaatkan pola berfikirnya lebih logis dan kritis serta mampu mengembangkan bakat dan minatnya untuk kesejahteraannya sendiri dan menjadi sebuah kebangaan terhadap lingkungannya dan telah siap menerima pelajaran formal atau ilmu pengetahuan dalam bentuk lain (non formal) Berikut adalah pentingnya pendidikan anak usia dini :

  1. Agar anak dapat mengembangkan keterampilan dn kecerdasan dalam mengatur, mengontrol dan memgendalikan gerakan motorik halus dan kasarnya agar dapat menyerap dan memahami serta peka dengan rangsangan sensorik dengan baaik tanpa bantuan orang lain (mandiri)
  2. Agar anak dapat mengerti, memahami dan berfikir secara positif, logis, kritis dan kreatif dalam mencerna kata kata ketika berkomunikasi dengan lingkunganya dan mamapu mencri jalan terbaik bagi masaalahnya sendiriu dan dapat memahami lingkungan sosial serta keragaman sosial budaya .
  3. Pendidikan anak usia dini adalah gerbang pertama sebelum anak anak usia dini melangkah pada jenjang pendidikan dasar berikutnya dan berlanjut pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
  4. Pembinaan, pengajaran dan penerapan moral dan memperbaiki kecerdasan seseorang serta memberikan untuk menjadi pribadi yaang lebih kreatif, mandiri , santun dan cerdas sekaligus mampu melihat bakat dan minat yang dimiliki yang kelak bisa menjadi sumber daya manusia yang banyak bermanfaat bagi masyarakat luas.
  5. Pada usia dini adalah masa termudah untuk membentuk seseorang menjadi manusia yang diinginkan harapan bangsa.Mendidik dan mengarhkannya kemandirian, kecerdasan, berprilaku yang baik dan menerapkan norma norma agamapun masih dapat dengan mudah dilakukan pada usia 1 sampai 6 tahun.
  6. Diusia sebelum mencapai 8 tahun biasanya anak anak memiliki rasa keingintahuan yang masih sangat kuat dan rasa ingin menjadi anak yang kreatif daripada orang lain ketika menemukan hal hal yang baru termasuk pelajaran sekolah yang mencakup semua aspek , maka anak anak akan mudah menyerap dan mudah menerima ilmu pengetahuan apapun yang sedang ingin diketahuinya
  7. Pada usia 0 sampai 6 tahun otak anak sebenarnyaa sedang aktif dan mudah menyerap serta menerima informasi hingga mencapai 80 persen, yang artinya fisik, mental dan spiritualnya akan terbentuk dengan perlahan lahan seiring bertambahnya kecerdasan dan munculnya bakat dan minatnya, misalnya bakat menyanyi, menari, bermain piano, bermain biola, melukis dan lain lain.
  8. Pentingnya pendidikan anak usia dini tak lain untuk membentuk dan mengarahkan seseorang pada pribadi yang kuat (tidak mudah putus asa), lebih kreatif dan menjadi meningkatkan rasa percaya diri dan mermupuk kemandirian didalam kecerdasan yang mereka miliki yang nantinya dapat digunakan untuk melanjutkan pada jenjang pendidukan dasar selanjutnya.
  9. Begitu pentingnya pendidikan bagi anaka anak , tidak berlebihan jika pemerintah mewajibkan jika pendidikan sekolah negeri untuk digratiskan (dibebaskan biaya administrasi perbulannya). Hal ini bertujuan agar orang orang yang hidup dibawah garis kemiskinan dan tidak mampu menyekolahkan anak anaknya dapat merasakan anak anaknya bersekolah , setidaknya mereka dapat terhindar dari buta huruf.
  10. Pendidikan anak usia dini dilakukan dan dibutuhkan karena disesuaikan dengan perkembangan jaman yang menuntut adanya perubahan prilaku yang lebih berkualitas dan kecerdasan generasi muda yang lebih maju ,agar kelak dapat lebih siap dan dapat bermanfaat bagi perkembangan bangsa yang sudah mulai kearah yang lebih modern dengan segala inovasi terbaru yang selalu lahir pada tiap tahunnya. hal itu dibutuhkan kecerdasan yang berbeda dimasa depan .

[DN] (CP)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan